ANALISIS KEMENANGAN PEMILIHAN GUBERNUR (PILGUB) JAWA TENGAH 2013 DENGAN AUTOKORELASI SPASIAL
Alan Prahutama
(1*)
(1) 
(*) Corresponding Author
Abstract
Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi, dimana sistem pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokrasi. Oleh karena itu setiap calon gubernur dan wakil gubernur berlomba-lomba untuk menarik simpati masyarakat dalam pemilihan gubernur (Pilgub). Pilgub Jawa Tengah 2013 diikuti oleh 3 calon gubernur dan wakil gubernur yaitu Hadi-Don, Bibit-Sudijono, dan Ganjar-Heru. Terkadang aspek suatu wilayah pelu diperhitungkan untuk melihat karaketristik pemilih berdasarkan wilayah. Autokorelasi spasial mengkaji tentang hubungan antara lokasi yang dipengaruhi oleh lokasi disekitarnya. Metode pengujian autokorelasi spasial menggunakan metode Moran’s I, Moran’s scatterplot , dan LISA. Pada Pilgub Jawa Tengah 2013 hasil analisis indeks Moran’s dan LISA menunjukan bahwa setiap pasangan calon mempunyai autokorelasi spasial. Daerah yang mempunyai autokorelasi spasial untuk ketiga pasangan calon tersebut antara lain wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Kota Surakarta, Klaten, Karanganyar.
Article Metrics
Abstract view : 1002 times
PDF - 383 times
DOI:
https://doi.org/10.26714/jsunimus.2.1.2014.%25p
Refbacks
There are currently no refbacks.
Copyright (c)
Editorial Office: Department of StatisticsUniversitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu No. 18 Semarang Indonesia
Published by: Department of Statistics Universitas Muhammadiyah Semarang
<div class="statcounter"><a title="web counter" href="https://statcounter.com/" target="_blank"><img class="statcounter" src="https://c.statcounter.com/11268275/0/493c3c8e/0/" alt="web counter"></a></div> View My Stats
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License