SATU PESAN, SATU NYAWA: PENTINGNYA KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PERAWATAN PASIEN

Arlina Dhian Sulistyowati(1*), Puput Risti Kusumaningrum(2), Ratna Agustiningrum(3)


(1) Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
(2) Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas
(3) Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
(*) Corresponding Author

Abstract


Komunikasi efektif merupakan salah satu pilar utama dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Kesalahan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien maupun antar tenaga kesehatan berpotensi menimbulkan insiden keselamatan yang dapat mengancam nyawa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan komunikasi efektif pada perawat dan tenaga kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Prambanan melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi praktik. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, role play, serta evaluasi pre dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti oleh seluruh perawat di ruang rawat inap sebanyak 16 perawat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip komunikasi efektif, penerapan metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), serta kemampuan mengatasi hambatan komunikasi dalam pelayanan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya komunikasi yang terbuka, jelas, dan akurat di lingkungan rumah sakit, sehingga mendukung terciptanya pelayanan yang lebih aman, berkualitas, serta berorientasi pada keselamatan pasien.

Keywords


Komunikasi Efektif, Patient Safety, Perawat, SBAR

Full Text:

PDF

References


Cornell, P., Townsend-Gervis, M., Vardaman, J. M., & Yates, L. (2014). Improving Situation Awareness and Patient Outcomes through SBAR. Journal of Nursing Care Quality, 29(3), 2233–229. https://doi.org/10.1097/NCQ.0000000000000053

De Meester, K., Verspuy, M., Monsieurs, K. G., & Van Bogaert, P. (2023). SBAR Improves Nurse–Physician Communication and Reduces Unexpected Death. Resuscitation, 84(9), 1192–1196. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2013.03.016

Haig, K. M., Sutton, S., & Whittington, J. (2016). SBAR: A Shared Mental Model for Improving Communication Between Clinicians. The Joint Commission Journal on Quality and Patient Safety, 42(3), 167–175.

Levinson, W., Lesser, C. S., & Epstein, R. M. (2020). Developing Physician Communication Skills for Patient-Centered Care. Health Affairs, 39(4), 635–641. https://doi.org/10.1377/hlthaff.2010.0201

McCabe, C., & Timmins, F. (2021). The Importance of Effective Communication in Nursing: A Study of the Link Between Communication Skills and Patient Outcomes. Journal of Nursing Care Quality, 36(2), 191–199.

Nainggolan, S. S. (2021). Penerapan Komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) oleh Perawat di Rumah Sakit Pusri Palembang. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 4(1), 167–176.

O’Daniel, M., & Rosenstein, A. H. (2018). Professional Communication and Team Collaboration in Healthcare. Patient Safety and Quality: An Evidence-Based Handbook for Nurses.

Organization, W. H. (2023). Global Patient Safety Report 2023: Safer Primary Health Care.

Rahmawati, D., Rahayu, N., & Yuliani, N. (2021). Penerapan komunikasi efektif ISOBAR dengan SBAR pada pengetahuan dan kualitas operan perawat di rumah sakit. Jurnal Dinamika Kesehatan, 12(2), 56–65. https://jdk.ulm.ac.id/index.php/jdk/article/view/302

Randmaa, M., Martensson, G., Swenne, C. L., & Engström, M. (2014). SBAR Improves Communication and Safety Climate and Decreases Incident Reports Due to Communication Errors in an Anaesthetic Clinic: A Prospective Intervention Study. BMJ Open, 4(1).

Toyo, W. S., et al. (2022). Evaluasi Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien dengan Metode HMN di Rumah Sakit. Majalah Farmasetika, 8(1), 56–69.

Velji, K., Baker, G. R., Fancott, C., Andreoli, A., Boaro, N., Tardif, G., Aimone, E., & Sinclair, L. (2008). Effectiveness of an Adapted SBAR Communication Tool for a Rehabilitation Setting. Healthcare Quarterly, 11(3), 72–29. https://doi.org/10.12927/hcq.2008.19652

Wahyuni, S., & Hidayat, A. (2019). Strengthening patient safety culture through the implementation of SBAR communication method. Health Notions, 3(7), 341–345. https://heanoti.com/index.php/hn/article/view/262


Article Metrics

Abstract view : 47 times
PDF - 15 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jpmk.v8i1.20627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
ISSN  (print) | 2654-7996 (online)
Organized by Department of Midwifery, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
Published by Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Universitas Muhammadiyah Semarang
W : https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMK
E : sherkiasalamah@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.