FUZZY CLUSTERING MENGGUNAKAN ALGORITHM FIREFLYFUZZY C-MEANS DENGAN JARAK MAHALANOBIS
Joshua Ariel Perkasa
(1*) , Robert Kurniawan
(2)
(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author
Abstract
Fuzzy C-Means (FCM) adalah salah satu teknik clustering yang cukup sering digunakan, tetapi memiliki kelemahan yaitu mudah terjebak ke dalam local optima. Hal ini dikarenakan adanya faktor pengambilan pusat cluster yang awalnya random sehingga terjadi inkonsistensi pada saat memulai FCM. Firefly Algorithm (FA) mampu mengatasi ketidak konsistenan dari FCM. Penelitian ini bertujuan untuk melihat performa dari Firely Algorithm Fuzzy C-Means (FAFCM) dengan pendekatan jarak mahalanobis dibandingkan dengan jarak euclidean. Algoritme FAFCM ini dibangun dengan 2 jenis jarak tersebut untuk mengakomodir berbagai jenis persebaran data. FAFCM memiliki performa yang lebih baik dikarenakan sebagian besar nilai iterasi dari FAFCM lebih kecil dari FCM. FAFCM Mahalanobis sendiri menunjukan nilai fungsi objektif paling minimum untuk jenis data hyperspherical sehingga dapat disimpullkan FAFCM Mahalanobis cocok untuk data hyperspherical. Kata kunci : Clustering, Fuzzy C-Means, Mahalanobis, Firefly Algorithm Optimization-Fuzzy C-Means.
Article Metrics
Abstract view : 1058 times
PDF - 270 times
DOI:
https://doi.org/10.26714/jsunimus.6.2.2018.%25p
Refbacks
There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Editorial Office: Department of StatisticsUniversitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu No. 18 Semarang Indonesia
Published by: Department of Statistics Universitas Muhammadiyah Semarang
<div class="statcounter"><a title="web counter" href="https://statcounter.com/" target="_blank"><img class="statcounter" src="https://c.statcounter.com/11268275/0/493c3c8e/0/" alt="web counter"></a></div> View My Stats
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License