Efektifitas Program Edukasi Keperawatan Berbasis Telenursing Pada Peningkatan Kepatuhan Self- Management Pasien Dm Tipe 2 Di Rsu Royal Prima Medan Tahun 2026

Romada Anastasya Sihotang(1*), Rosmita Br Ginting(2), Flora Cinta Situmeang(3), Estenia Vioktasya Sirait(4), Fakhrozi Enata(5), Basri Basri(6)


(1) Universitas Prima Indonesia
(2) Universitas Prima Indonesia
(3) Universitas Prima Indonesia
(4) Universitas Prima Indonesia
(5) Universitas Prima Indonesia
(6) Universitas Prima Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah suatu kondisi metabolisme kronis yang memerlukan partisipasi aktif pasien dalam perawatan mandiri untuk mempertahankan kadar glukosa darah yang stabil dan meminimalkan risiko komplikasi. Pada kenyataannya, kemampuan pasien dalam mengelola perawatan diri masih kurang optimal, khususnya dalam pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan terapi, dan pemantauan gula darah, yang secara kolektif menghambat pengendalian penyakit yang efektif. Studi ini, yang dilaksanakan pada tahun 2026, bertujuan untuk mengukur pengaruh program pendidikan keperawatan menggunakan telenursing terhadap peningkatan kepatuhan manajemen diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSU Royal Prima Medan. Mengadopsi desain kuantitatif kuasi-eksperimental, penelitian ini membandingkan hasil kelompok intervensi dan kontrol melalui evaluasi pra-tes dan pasca-tes, dengan total 50 responden yang terdistribusi merata antara kedua kelompok (masing-masing 25 partisipan). Untuk menilai kepatuhan, kuesioner yang dikenal sebagai Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) digunakan. Hasil penelitian melibatkan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann–Whitney U. Penemuan menunjukkan bahwa proporsi responden dengan tingkat kepatuhan self-management kelompok intervensi meningkat menjadi 92 persen setelah program telenursing diberikan, tetapi mayoritas responden (52 persen) masih berada dalam kategori kepatuhan rendah sebelum intervensi. Nilai sebelum dan sesudah intervensi mengalami perubahan yang signifikan, menurut hasil uji Wilcoxon. Selain itu, uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah perlakuan (p<0,000). Kelas intervensi memiliki mean rank 31,58, sedangkan kelompok kontrol memiliki mean rank 19,42. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan instruksi keperawatan konvensional, program pendidikan keperawatan berbasis telenursing meningkatkan kepatuhan self-management pasien.

Full Text:

PDF

References


Anggrahita Dwi Ariantini, Aura Hafizah, Apriningsih, dan Fajaria Nurcandra, "Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik (PDMGM) di Indonesia: Studi Kualitatif," Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, Vol. 23, No. 3, Tahun 2025, hlm. 255–256.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Infodatin Diabetes Melitus 2020, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2020, hlm. 3–5.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2024, hlm. 270–272.

Puspasari dan Farera, "Faktor Risiko dan Dampak Diabetes Melitus Tipe 2 terhadap Kualitas Hidup Pasien," Jurnal Keperawatan Indonesia, Vol. 24, No. 2, 2021, hlm. 115–121.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2021), hlm. 18–23.

Ervina Yanti Harahap, Abdul Muhith, Akas Yekti Pulih Asih, dan Siti Nur Hasina, "The Effect of Video-Based Diabetes Self-Management Education (DSME) Telenursing on Level of Knowledge in Diabetes Mellitus Patients," Journal of Nursing Practice, Vol. 9, No. 1, 2025, hlm. 107–116.

Theresia Titin Marlina, Haryani, Widyawati, dan Dita Hanna Febriani, "The Effectiveness of Telenursing for Diabetes Self-management Education: A Scoping Review," The Open Nursing Journal, Vol. 17, 2023, hlm. 8–15.

Anies Dewi Wirati Indraswari, Yulia, dan Rr. Tutik Sri Hariyati, "Efektivitas Penggunaan Teknologi Mobile Health dalam Peningkatan Self Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe-2," Journal of Telenursing (JOTING), Vol. 6, No. 1, 2024, hlm. 648–656.

Khaira Rizki, Yadi Putra, dan Ulfa Mahira, "Efektivitas Edukasi Berbasis Media Sosial & Video Animasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Self Care Activity Pasien Diabetes Tipe 2," Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, Vol. 7, No. 2, 2024, hlm. 379–380.

Norfai, Analisis Data Penelitian (Analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat), Pekanbaru, Penerbit Qiara Media, Tahun 2022, hlm. 10–14.

Norfai, Analisis Data Penelitian (Analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat), Pekanbaru, Penerbit Qiara Media, Tahun 2022, hlm. 58–64.


Article Metrics

Abstract view : 52 times
PDF - 4 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v7i2.21954

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Romada anastasya sihotang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: nersmuda@unimus.ac.id