​​Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang​

Belet Lydia Ingrit(1*), Agustina Cempaka Larinse(2), Jaselyne Zefanya(3), Lidya Febriani(4), Juwita Fransiska br Surbakti(5)


(1) Universitas Pelita Harapan
(2) Universitas Pelita Harapan
(3) Universitas Pelita Harapan
(4) Universitas Pelita Harapan
(5) Universitas Pelita Harapan
(*) Corresponding Author

Abstract


Anemia adalah kondisi rendahnya hemoglobin dari batas normal yaitu <12 g/dL. Pada remaja Putri, anemia berdampak pada konsentrasi belajar sehingga memengaruhi penurunan produktivitas dan prestasi. Berdasarkan hasil dari Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, remaja putri menglami anemia pada usia 15-24 tahun sebanyak 18%. Beberapa faktor penyebab utama anemia adalah siklus menstruasi, pola makan, dan pola tidur. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan cross sectional dengan analisis multivariat. Sampel pada penelitian berjumlah 100 responden dengan teknik purposive sampling yang dilaksanakan pada Januari-April 2025 dengan menggunakan kuesioner dan alat ukur hemoglobinometer. Hasil dari penelitian inimenunjukkan remaja putri yang mengalami anemia sebanyak 38%, hasil uji regresi logistik multivariat membuktikan bahwa siklus menstruasi (p-value 0.000) dan pola makan (p-value 0.000) berpengaruh pada kejadian anemia sedangkan pola tidur tidak memengaruhi kejadian anemia (p-value 0.678). Kejadian anemia padaremaja putri di Wilayah Kerja Puskesmas Curug dipengaruhi oleh dua faktor yaitu siklus menstruasidan pola makan. Diharapkan, remaja putri dapat memperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan anemia dan melakukan pengecekan hemoglobin di fasilitas kesehatan terdekat.

Keywords


Anemia; Pola makan; Pola tidur; Siklus menstruasi

Full Text:

PDF

References


Alfianingsih, L., & Purwito, D. (2024). Status gizi pola makan, pola menstruasi dan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 550–563. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/6534

Astutik, W., Aini, N., Anam, K., & Masyita, G. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri di SMPN 6 Tana Tidung. Jurnal Keperawatan Wiyata, 4(1). https://doi.org/10.35728/jkw.v4i1.1290

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Memperkecil perilaku berisiko remaja dalam pergaulan dengan menjalin komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja. Kampung KB. Retrieved from https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/3487/intervensi/1129870/memperkecil-perilaku-beresiko-remaja-dalam-pergaulan-dengan-menjalin-komunikasi-yang-baik-antara-orang-tua-dan-remaja

Dineti, A., Maryani, D., Purnama, Y., Asmariyah, & Dewiani, K. (2022). Hubungan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah pesisir Kota Bengkulu. Jurnal Surya Medika, 8(3). https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx

Hafizha, S., Angraini, D. I., Mayasari, D., & Perdani, R. R. W. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi menarche dini pada remaja perempuan. Medical Profession Journal of Lampung, 14(12), 2236–2248. https://doi.org/10.53089/medula.v14i12.1452

Handini, K. N., Ilmi, I. M. B., Simanungkalit, S. F., & Octaria, Y. C. (2023). Hubungan pengetahuan anemia, pola tidur, pola makan, inhibitor, dan enhancer dengan kejadian anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory Kota Tangerang Selatan. Amerta Nutrition, 7(2), 147–154. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.147-154

Helmyati, S., Fauziah, L. A., Kadibyan, P., Sitorus, N. L., & Dilantika, C. (2023). Relationship between anemia status, sleep quality, and cognitive ability among young women aged 15–24 years in Indonesia (Analysis of Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5). Amerta Nutrition, 7(3), 1–9. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.2023.1-9

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Remaja putri sehat bebas anemia di masa pandemi COVID-19. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Retrieved from https://ayosehat.kemkes.go.id/remaja-putri-sehat-bebas-anemia-di-masa-pandemi-covid-19

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). 7 dampak anemia pada remaja.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Mengenal perubahan fisiologis hormon pada masa pubertas. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Retrieved from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2111/mengenal-perubahan-fisiologis-hormon-pada-masa-pubertas

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Webinar kesehatan remaja menjadi remaja sehat glowing inside out. Retrieved from https://lms.kemkes.go.id/courses/c621ac89-7dff-4efd-bc21-2ee4a77f98f8

Lasmawanti, S., Muflih, M., & Siregar, M. A. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja di SMA Budi Agung Medan. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(1), 77–85. Retrieved from https://jurnal.stikespgicikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/152

Putri, S. K., Jeki, A. G., & Fatmawati, T. Y. (2024). Status gizi, tingkat konsumsi zat gizi besi (Fe) dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri: Nutritional status, iron (Fe) consumption level and menstrual cycle with the incidence of anemia of adolescent girls. Jurnal Diskursus Ilmiah Kesehatan, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.56303/jdik.v2i1.155

Rahma, A. A., & Khairiah, R. (2025). Hubungan antara pola makan dan pola menstruasi dengan anemia pada remaja di Ponpes Roudlotul Qur’an. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(1), 345–352. Retrieved from https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/MAHESA/article/view/16547

Sahashika, A. P., & Setiyaningrum, Z. (2024). Hubungan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 2164–2173. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.5687

SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Soraya, A., Tunggal, T., Kristiana, E., & Yuniarti, Y. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Angsau tahun 2024. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 74–90. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/husada/article/view/207/193

Susilawati, S., Fadillah, N. M., Budhiana, J., & Suherman, R. (2024). Hubungan pengetahuan tentang anemia dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Journal of Midwifery Care, 5(1), 144–151. Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jmc/index

Ulwaningtyas, A. (2022). Hubungan kebiasaan sarapan, asupan protein, asupan zat besi, siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja di SMAN 1 Cikampek. Retrieved from https://jurnal.syedzasaintika.ac.id

Wardani, Y. I., Cahyawati, F. E., & Wijhati, E. R. (2025). Hubungan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Godean Yogyakarta. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(9), 6651–6658. https://doi.org/10.53625/jirk.v4i9

World Health Organization. (2024). Transforming adolescent health: WHO’s comprehensive report on global progress and gaps. Retrieved from https://www.who.int/indonesia/news/detail/01-11-2024-transforming-adolescent-health--who-s-comprehensive-report-on-global-progress-and-gaps


Article Metrics

Abstract view : 58 times
PDF - 8 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v7i1.18760

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Belet Lydia Ingrit

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: nersmuda@unimus.ac.id