The Effect of The LENTERA Educational Video (Stand Against Early Marriage to Illuminate Adolescents’ Future) on The Knowledge Levels of Female Adolescents Regarding The Dangers of Early Marriage

Nabila Naili Firdaus(1*), Wiwin Mintarsih Purnamasari(2), Uly Artha Silalahi(3)


(1) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
(2) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
(3) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Early marriage remains a prevalent issue with significant impacts on the physical, psychological, and social well-being of adolescent girls. A lack of knowledge about the dangers of early marriage is one of the primary contributing factors to its occurrence. This study aims to analyze the effect of the LENTERA educational video (Stand Against Early Marriage to Illuminate Adolescents’ Future) on female adolescents’ knowledge levels regarding the dangers of early marriage. A pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed in this research, conducted at SMPN 16 Tasikmalaya in 2025. The sample consisted of 46 female adolescents selected using a simple random sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Paired Sample T-Test. The results showed that the mean knowledge score before the intervention was 67.83 (moderate category) and increased to 86.46 (good category) after the intervention, with a p-value < 0.05. In conclusion, the LENTERA educational video effectively improved the knowledge levels of female adolescents regarding the dangers of early marriage. This video is recommended as an educational tool for reproductive health to reduce early marriage rates among adolescents.

Keywords


early marriage, educational video, adolescent knowledge, LENTERA

Full Text:

PDF

References


Aisyah, U. N. (2019). Pernikahan dini di Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul tahun 2017 [Karya Tulis Ilmiah, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta].

Alvianti, H., Indriyani, R., Fitriah, & Rahmaniyah, F. D. (2021). Umur dan paritas ibu sebagai faktor yang berhubungan dengan bayi berat badan lahir rendah. Jurnal Kebidanan, 11(2), 73–81.

Anwar, W. A., Sururie, R. W., Fautanu, I., Wahyu, A. R. M., & Yaekaji, A. (2024). Perkawinan dini di era modern: Analisis relevansi, tantangan penetapan dan implementasi batas minimal usia nikah. Jurnal Syariah dan Hukum, 1(1).

Asrianna, Risnawati, & Herman. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan melalui media video animasi terhadap pengetahuan pernikahan usia dini pada remaja putri di SMPN 1 Bungku Selatan. Jurnal Keperawatan, 6(1), 1–7.

Bawono, Y. (2023). Perkembangan anak & remaja. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.

Chaerdinan Etnanta, Y., & Irhandayaningsih, A. (2022). Pengaruh penggunaan smartphone terhadap minat baca siswa SMA Negeri 1 Semarang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1–11.

Dayani, T. R., & Widyantari, K. Y. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Journal of Language and Health, 4(1), 1–10.

Dewi, W. R., Idawati, I., Hidayat, N., Susanti, R., & Azmi, N. (2023). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(3), 682–691.

Fatimah, H., Syahadatina N, M., Rahman, F., Ardani, M., Yulidasari, F., Laily, N., Octaviana Putri, A., Zaliha, Karimah, S., Nu’man Akmal, M., & Riana. (2021). Pernikahan dini & upaya pencegahannya. CV Mine.

Hapsari, A. (2019). Buku ajar kesehatan reproduksi modul kesehatan reproduksi remaja. Wineka Media.

Harahap, N. S. (2023). Pengaruh edukasi resiko pernikahan dini melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja di SMP Negeri 10 Kota Padangsimpuan tahun 2023 [Skripsi, Universitas Aufa Rohyan].

Hayuningsih, S., Partiwi, N., Sukmawati, Muliani, S., & Khadijah, U. P. (2024). Buku ajar asuhan kebidanan pada remaja dan perimenopause. PT Nuansa Fajar Cemerlang.

Herlina. (2023). Pengaruh video CANTING (Pencegahan Stunting) terhadap pengetahuan tentang pencegahan stunting pada ibu yang mempunyai bayi usia 1 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cibeureum [Karya Tulis Ilmiah, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya].

Kementerian Agama Kota Tasikmalaya. (2024). Laporan usia pengantin Kota Tasikmalaya tahun 2024.

Larasanti, P. A., & Rumintang, B. I. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak kehamilan usia remaja di SMPN 1 Lingsar tahun 2020. Jurnal Midwifery Update (MU), 1(2), 21–29. https://doi.org/10.32807/jmu.v1i2.56

Monalisya, V. (2021). Pengaruh pemberian video edukasi terhadap tingkat pengetahuan remaja sekolah menengah atas tentang pendewasaan usia perkawinan di Kota Bengkulu tahun 2021 [Skripsi, Poltekkes Kemenkes Bengkulu].

Musdalifah, R. (2019). Pemrosesan dan penyimpanan informasi pada otak anak dalam belajar: Short term and long term memory. Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 217–235.

Nanlohy, W., Asrina, A., & Kurnaisih, E. (2021). Pengaruh media edukasi video dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai pernikahan dini di Dobo Kepulauan Aru. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 4(1), 316–346.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019a). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019b). Undang-Undang Republik Indonesia No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Lembaran Negara Tahun 2019 Nomor 186.

Ramadhani, A. P., Nuraeni, I., Mubarok, R. H., Azahra, M., & Sewu, P. H. (2025). Analisis pandangan Generasi Z di Jawa Barat terhadap dampak pernikahan dini dalam kesiapan berkeluarga. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 6(7).

Rashid, F. (2022). Metode penelitian. IAIN Kediri Press.

Ratnaningsih, D., & Pujibinarti, S. (2022). Tingkat pengetahuan remaja putri kelas VIII tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMP Negeri 2 Pakis Kabupaten Magelang. Jurnal Permata Indonesia, 13(1).

Sari, D. M., Hermawan, D., Sahara, N., & Nusri, T. M. (2022). Hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Seputih Banyak. Malahayati Nursing Journal, 4(5), 1315–1327.

Sari, D. P., & Nurbaya, F. (2023). Faktor penyebab pernikahan dini pada remaja putri dan upaya pencegahannya. PT Arr Rad Pratama.

Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, Fitri, A., Kusswandi, S., Sastri, L., Falani, I., Aswan, N., Hasibuan, A., & Lestari, H. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif. Yayasan Kita Menulis.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tokan, P. K., Owa, K., Robert, D., Fankari, F., Bai, M. K. S., Wisanti, E., Maramis, J. L., Langi, D. G. K. L., Berliana, D. N., Koch, N. M., Trisnaningsih, R., Yudha, R. R. W. K., Silfia, A., Fione, V. R., & Setiana, I. (2024). Media promosi kesehatan. PT Media Pustaka Indo.

Wilson, L. O. (2016). Bloom's taxonomy revised: Understanding the new version of Bloom’s taxonomy. Journal of Understanding the New Version of Bloom’s Taxonomy, 1(1), 1–7.


Article Metrics

Abstract view : 21 times
PDF - 0 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jk.14.2.2025.145-150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Kebidanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



JURNAL KEBIDANAN

Program Studi Kebidanan
Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
NRC Building, 2nd FLoor
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang
Tlp. +6224-76740288, Fax. +6224-76740287