FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI LAMA RAWAT INAP PASIEN PENYAKIT JANTUNG DI RSUD DR. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN TAHUN 2023

Nafa Anggraini(1*), Siswanto Siswanto(2), Karera Aryatika(3)


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan kondisi medis yang mempengaruhi struktur dan fungsi jantung. Pada tahun 2023, penyakit jantung koroner menjadi kasus terbanyak di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo dengan 4.062 pasien rawat jalan dan 393 pasien rawat inap. Lama rawat inap dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, komplikasi pasca operasi, penyakit penyerta, dan fraksi ejeksi jantung. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi lama rawat inap pasien penyakit jantung di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan data sekunder dari rekam medis 393 pasien. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square. Variabel dependen adalah lama rawat inap, sedangkan variabel independen meliputi usia, jenis kelamin, diagnosa awal, dan jumlah komorbid. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jumlah komorbid dengan lama rawat inap pasien penyakit jantung (p = 0,033; OR = 4,815; CI 95% = 1,138-20,371). Namun, tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, dan diagnosis awal dengan lama rawat inap pasien penyakit jantung. Kesimpulan: Pada penelitian ini hanya variabel jumlah komorbid yang memiliki hubungan signifikan dengan lama rawat inap pasien penyakit jantung. Semakin banyak jumlah komorbiditas yang dimiliki pasien, semakin besar kemungkinan pasien menjalani rawat inap lebih lama.

Keywords


Diagnosa Awal, Jenis Kelamin, Jumlah Komorbid, Lama Rawat Inap, Penyakit Jantung, Usia

Full Text:

PDF

References


WHO. WHO. 2023. Cardiovascular Diseases (CVDs). Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)

Tarmizi SN. Kementerian Kesehatan RI. 2024. Kenali Gejala Jantung Sejak Dini. Available from: https://kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/kenali-gejala-jantung-sejak-dini?

Rochayati N, Lestari P, Handayani S. Faktor- faktor yang mempengaruhi lama rawat pada pasien pasca bedah Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Holistik J Kesehat. 2023;17(2):158–71.

Abqariah, Mukhlis, Masri. Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Lamanya Hari Rawat Pada Pasien Di Ruang Bedah Rumah Sakit Umum Daerah TGK CHIK DITIRO SIGLI. J Sains Ris. 2024;14(1):508–15.

Sugiharto F, Putri AM, Nuraeni A, Henny Yulianita. Length Of Stay Pada Pasien Infark Miokard Akut Tipe Stemi Setelah Menjalani Percutaneous Coronary Intervention : A Narrative Review. Malahayati Nurs J. 2023;5(5):1521–33.

Sawu SD, Prayitno AA, Wibowo YI. Analisis Faktor Risiko pada Kejadian Masuk Rumah Sakit Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. J Sains dan Kesehat. 2022;4(1):10–8.

Roffi M, Patrono C, Collet JP, Mueller C, Valgimigli M, Andreotti F, et al. 2015 ESC Guidelines for the management of acute coronary syndromes in patients presenting without persistent st-segment elevation: Task force for the management of acute coronary syndromes in patients presenting without persistent ST-segment elevation of . Eur Heart J. 2016;37(3):267–315.

Putranto GA, Lumadi SA, Maulida R. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien PJK Di Poli Jantung RSUD dr. Saiful Anwar Malang. J Ilm Keperawatan (Scientific J Nursing). 2022;8(2):298–307.

Pela AMP. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner. Citra Delima J Ilm STIKES Citra Delima Bangka Belitung. 2018;2(1):45–50.

Aisyah A, Hardy FR, Pristya TYR, Karima UQ. Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di RSUD Pasar Rebo. HIGEIA (Journal Public Heal Res Dev. 2022;6(4):250–60.

Ahmad RZ dkk. Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSUD Andi Djemma kabupaten Luwu Utara. J Aafiyah Heal Res [Internet]. 2023;4(2):109–16. Available from: https://doi.org/10.52103/jahr.v4i2.1558http://pascaumi.ac.id/index.php/jahr/index

Wahyuni SH. Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Riwayat Penyakit Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Instalasi Gawat Darurat Rumahsakit TK.II dr. AK. Gani Palembang Tahun 2016 [Internet]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 2015. Available from: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/25794

Ghani L, Susilawati MD, Novriani H. Faktor Risiko Dominan Penyakit Jantung Koroner di Indonesia. Bul Penelit Kesehat. 2016;44(3):153–64.

Benjamin EJ, Muntner P, Alonso A, Bittencourt MS, Callaway CW, Carson AP, et al. Heart Disease and Stroke Statistics-2019 Update: A Report From the American Heart Association. Vol. 139, Circulation. 2019. 56–528 p.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). Panduan praktik klinis (ppk) dan clinical pathway (cp) penyakit jantung dan pembuluh darah. 2016.

Sharma A, Zhao X, Hammill BG, Hernandez AF, Fonarow GC, Felker GM, et al. Trends in Noncardiovascular Comorbidities Among Patients Hospitalized for Heart Failure: Insights From the Get With The Guidelines-Heart Failure Registry. Circ Hear Fail. 2018;11(6):1–10.

Salive ME. Multimorbidity in Older Adults. Epidemiol Rev [Internet]. 2013;35(1):75–83. Available from: https://doi.org/10.1093/epirev/mxs009

Salsabila YI, Mu’ti A, Rajibsman. Hubungan Status Gizi dengan Lama Rawat Inap pada Pasien Sindrom Koroner Akut. 2017;

Chen HY, Saczynski JS, McManus DD, Lessard D, Yarzebski J, Lapane KL, et al. The impact of cardiac and noncardiac comorbidities on the short-term outcomes of patients hospitalized with acute myocardial infarction: A population-based perspective. Clin Epidemiol. 2013;5(1):439–48.


Article Metrics

Abstract view : 34 times
PDF - 5 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkmi.20.4.2025.1-5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

ISSN 1693-3443 (print) | 2613-9219 (online)
Organized by Department of Public Health, Faculty of Public health, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
Published by Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang
W : https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi 
E : manajerjkmi@unimus.ac.id

 

 Creative Commons License

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.