Analisis Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan

Muhammad Pandu Aditya(1*), Asmaripa Ainy(2), Siti Halimatul Munawarah(3)


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar belakang: Perencanaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) bertujuan untuk menjamin ketersediaan, distribusi, dan kualitas tenaga kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan wilayah. Namun, Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan masih menghadapi tantangan berupa kekurangan tenaga kesehatan, keterbatasan anggaran, serta distribusi yang tidak merata. Berdasarkan peta kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024, terdapat kekurangan sebanyak 481 tenaga kesehatan masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan. Tenaga kesehatan masyarakat yang mengalami kekurangan tersebut terdiri dari tenaga epidemiologi, promosi kesehatan (promkes), kesehatan kerja (kesja), dan administrasi kesehatan (adminkes). Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menganalisis data yang dikumpulkan dari wawancara mendalam dengan informan yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam program tersebut, meliputi Kepala Seksi SDMK, Penanggung Jawab Program Renbut, dan Penanggung Jawab Program SISDMK di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Januari 2025. Hasil: Ketidaksesuaian prosedur dalam pengusulan dan persetujuan formasi tenaga kesehatan di tingkat kabupaten/kota mengakibatkan ketimpangan dalam jumlah, jenis, distribusi, dan kualifikasi tenaga kesehatan. Pergantian tenaga perencana yang sering terjadi mengurangi konsistensi dan kompetensi, yang pada gilirannya mempengaruhi pemanfaatan data dan sistem informasi. Keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam merencanakan kebutuhan tenaga kesehatan yang optimal. Selain itu, kurangnya integrasi sistem informasi SDMK dan data yang tidak lengkap menghambat analisis kebutuhan, yang diperburuk oleh terbatasnya pelatihan bagi pengelola sistem informasi. Kesimpulan: Perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan menghadapi hambatan akibat perbedaan kebijakan, kompetensi, serta pergantian tenaga perencana, keterbatasan anggaran, dan sistem informasi yang belum terintegrasi.


Keywords


SDM Kesehatan (SDMK): Perencanaan Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kebutuhan Tenaga Kesehatan Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Jakarta; 2015.

Shofiah R, Prihatini D, Viphindrartin S. Perencanaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) Puskesmas di Kabupaten Jember. Jurnal Bisnis dan Manajemen (Bisma). 2019 Nov;13(3):181–8. https://doi.org/10.19184/bisma.v13i3.11633

Syahdilla I, Susilawati S. Analisis distribusi sumber daya manusia kesehatan berdasarkan standar ketenagaan Puskesmas di Kabupaten Deli Serdang. SAGO: Gizi Kesehatan. 2023;4(2):299–306. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1267

Maulany AAA, Yusuf S, Hengky HK. Peran Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dalam pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di Kelurahan Wattang Soreang, Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan. 2021 Jan;4(1). https://doi.org/10.31850/makes.v4i1.394

Hassan SM, Okoli EC, Azike CA, Okoye NA, Adindu NK. Assessing the impact of community health workforce on the efficiency and accessibility of healthcare delivery. Arch Curr Res Int. 2024;24(10):167–73. https://doi.org/10.9734/acri/2024/v24i10918

Sumiarsih M, Nurlinawati I. Permasalahan dalam perencanaan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan di Kabupaten/Kota. Jurnal Penelitian Pengembangan Pelayanan Kesehatan. 2019 Des;3(3). https://doi.org/ 10.22435/jpppk.v3i3.26571

Sekretariat Negara Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta; 2023.

Romadhona YS, Siregar KN. Analisis sebaran tenaga kesehatan Puskesmas di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas. Jurnal Kesehatan Manarang. 2018 Des;4(2):114–21. http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m

Gusrianti G, Nursya F, Ulva F. Analisis kebutuhan tenaga kesehatan perawat berdasarkan beban kerja di Puskesmas Lapai Kota Padang. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK) http://dx.doi.org/10.33757/jik.v6i1.514

Suhenda A, Sukawan A, Muslihah Y. Perencanaan kebutuhan tenaga rekam medis dengan metode analisis beban kerja kesehatan di Puskesmas Cihideung, Kota Tasikmalaya Tahun 2021. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM). 2022 Jun;10(1):48–56. https://doi.org/10.47007/inohim.v10i1.390

Widhiastuti A, Nisaa A, Asriati Y. Analisis perencanaan SDM kesehatan berdasarkan metode ABK Kes di unit rekam medis rawat jalan UPTD Puskesmas Jatiroto Wonogiri. Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM). 2022;2(3). https://doi.org/10.54877/ijhim.v2i3.63

Afzal MM, Pariyo GW, Lassi ZS, et al. Community health workers at the dawn of a new era: 2. Planning, coordination, and partnerships. Health Res Policy Sys. 2021;19(Suppl 3):103. https://doi.org/10.1186/s12961-021-00753-7

Tancred T, Falkenbach M, Raven J, Caffrey M. How can intersectoral collaboration and action help improve the education, recruitment, and retention of the health and care workforce? A scoping review. Int J Health Plann Mgmt. 2024;39:757–80. https://doi.org/10.1002/hpm.3773

Salamate GA, Rattu AJM, Pangemanan JN. Analisis perencanaan sumber daya manusia kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Unsrat (JIKMU). 2014 Okt;4(Suppl 4).

World Health Organization. WHO guideline on health policy and system support to optimize community health worker programmes. Geneva: World Health Organization; 2018. Licence: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.

Aziz A. The role of continuous education and training in improving hospital nurse performance: case study of employee development program implementation. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan. 2023;8(3). https://doi.org/10.30604/jika.v8i3.2072

Attriani AN. Tantangan dan isu strategis sumber daya manusia kesehatan pada Puskesmas di Indonesia. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2022 Sep;3(3). https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6102

Ward K, Stewart S, Wardle M, Sodha SV, Tanifum P, Ayebazibwe N, Mayanja R, Luzze H, Ehlman DC, Conklin L, Abbruzzese M, Sandhu HS. Building health workforce capacity for planning and monitoring through the Strengthening Technical Assistance for routine immunization training (START) approach in Uganda. Vaccine. 2019 May 9;37(21):2821-2830. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2019.04.015.

Al-Worafi YM. Quality of healthcare systems in developing countries: status and future recommendations. In: Al-Worafi YM, editor. Handbook of Medical and Health Sciences in Developing Countries. Cham: Springer; 2024. https://doi.org/10.1007/978-3-030-74786-2_344-1

Nyawira L, Tsofa B, Musiega A, et al. Management of human resources for health: implications for health systems efficiency in Kenya. BMC Health Serv Res. 2022;22:1046. https://doi.org/10.1186/s12913-022-08432-1

Pusat Pelatihan SDM Kesehatan. Laporan Tahunan Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022. https://repositori-ditjen-nakes.kemkes.go.id/574/1/Laporan%20Tahunan%20Pusat%20Pelatihan%20SDM%20Kesehatan%20TA%202021.pdf

UHC 2030. The Partnership for Maternal, Newborn, and Child Health. Health budget literacy, advocacy, and accountability for universal health coverage: Toolkit for capacity-building [Internet]. 2021. https://www.uhc2030.org/fileadmin/uploads/uhc2030/2_What_we_do/2.3_Sharing_knowledge_and_networks/2.3.3_Civil_society_engagement/Health_Budget_Literacy/WHO013_UHC2030-capacity-building-toolkit_FINALNEW.pdfh

Nur A, Al Yasir J, Ramadhan MZ, Yehezkiel R, Al Farisy MS. Pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek. 2024;4(10). https://doi.org/10.3785/kohesi.v4i10.6553

Setiawan MY, Pratama RA, Sutriana VN, Kristiyadi JE, Khoirudin Z. Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menggunakan sistem informasi surveilans leptospirosis. Journal of Information System for Public Health. 2022 Aug;7(2). https://doi.org/10.22146/jisph.70727

Sathamkamwa ZS. Adoption of integrated human resources for health information system (iHRIS) tool at district level to improve health care workers’ planning and distribution in Malawi [Thesis]. Thammasat University; 2022. https://doi.org/10.14457/TU.the.2022.1576.


Article Metrics

Abstract view : 56 times
PDF - 6 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkmi.20.1.2025.54-60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

ISSN 1693-3443 (print) | 2613-9219 (online)
Organized by Department of Public Health, Faculty of Public health, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
Published by Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang
W : https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi 
E : manajerjkmi@unimus.ac.id

 

 Creative Commons License

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.