Strategi Diseminasi Inovasi Teknologi oleh BBP2TP (Studi Kasus Pelaksanaan Bimtek Horbunak di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan)
(1) Universitas Sebelas Maret
(2) Universitas Sebelas Maret
(3) Universitas Sebelas Maret
(*) Corresponding Author
Abstract
Diseminasi inovasi pertanian adalah proses penyampaian informasi inovasi dari lembaga penelitian kepada pengguna seperti petani agar dapat dipahami dan diterapkan. BBP2TP sebagai lembaga litbang pertanian memiliki tugas mendiseminasikan inovasi melalui berbagai program, salah satunya Bimbingan Teknis (Bimtek) yang sudah diatur dalam Surat Tugas RENSTRA 2020–2024 Kementrian Pertanian. Salah satu contohnya adalah Bimtek Horbunak yang berfokus pada teknologi cabai di Kabupaten Wajo dan Soppeng, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal (SDM, fasilitas sarpras, materi dan metode bimtek, manajemen, keuangan) dan eksternal (peserta, efektivitas, kebijakan, kebutuhan cabai) yang memengaruhi pelaksanaan bimtek, serta merumuskan strategi diseminasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT, IFE, EFE, IE, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan posisi BBP2TP dalam kuadran progresif (IE) yang menekankan perlunya pemanfaatan SDM dan fasilitas sarpras dengan penguatan konten pelatihan dan metode yang efektif serta sinergi dan kerjasama dengan pemerintah dan NGO. QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas adalah peningkatan kapasitas SDM ahli, pengembangan media yang interaktif dan pemanfaatan digitalisasi informasi untuk menjangkau wilayah lebih luas. Penelitian ini merupakan wadah yang dapat digunakan untuk membantu proses pertimbangan dan penghitungan BBP2TP dalam menentukan keputusan strategi akhir dalam mendiseminasikan inovasi Pertanian.
Full Text:
PDFReferences
Amir, M. T. (2012). Manajemen strategik: Konsep dan aplikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Ansoff, I. (1965). Corporate strategy. New York: McGraw-Hill.
Anwarudin, O., Sumardjo, S., Satria, A., & Fatchiya, A. (2020). Process and approach to farmer regeneration through multi-strategy in Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 39(2), 73–85.
Badan Pusat Statistik. (2020). Ekonomi Indonesia triwulan II 2020 turun 5,32 persen. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. Diakses dari https://www.bps.go.id/
David, F. R. (2009). Manajemen strategi konsep. Jakarta: Salemba Empat.
David, F. R. (2011). Strategic management: Concepts and cases. Boston, MA: Pearson.
Firmansyah, H., Mariani, & Hanifah, L. (2024). Modul ajar metode dan teknik penyuluhan pertanian digital di lahan basah Kalimantan Selatan. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.
Ihsaniyati, H. (2010). Kebutuhan dan perilaku pencarian informasi petani gurem (Kasus Desa Rowo Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung) (Tesis). Institut Pertanian Bogor.
Indraningsih, S. C. (2017). Strategi diseminasi inovasi pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 35(2), 107–125.
Irdiana, E., Nurliza, & Kurniati, D. (2024). Optimalisasi komunikasi penyuluh pertanian dalam aktivitas penyuluhan. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 96–114.
Jayaputra, J. K. D., & Santoso, B. B. (2024). Penerapan diversifikasi tanaman sebagai strategi dalam menghadapi perubahan iklim untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Sukadana Lombok Utara. Jurnal Siar Ilmuwantani, 5(2), 249–255.
Konyep, S., & Sutisna, E. (2016). Strategi dan implementasi diseminasi inovasi teknologi pertanian di Papua Barat. Buletin Agro-Infotek, 2(1), 96–102.
Margono, T., & Sugimoto, S. (2011). The barriers of the Indonesian extension workers in disseminate agricultural information to farmers. International Journal of Basic and Applied Sciences, 11(2), 80–87.
Marinus, W., Descheemaeker, K. K. E., van de Ven, G. W. J., Waswa, W., Mukalama, J., Vanlauwe, B., & Giller, K. E. (2021). “That is my farm” – An integrated co-learning approach for whole-farm sustainable intensification in smallholder farming. Agricultural Systems, 188, 103012.
Nurhayati. (2020). Laporan akhir kegiatan diseminasi bimbingan teknis dan pengembangan hortikultura, perkebunan dan peternakan. Bogor: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.
Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2013). Strategic management. New York: McGraw-Hill.
Purnomo, E., Pangarsa, N., Andri, K. B., & Saeri, M. (2015). Efektivitas metode penyuluhan dalam percepatan transfer teknologi padi di Jawa Timur. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 192–204.
Rangkuti, F. (2013). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia.
Sejati, W. K., & Indraningsih, K. S. (2014). Implementasi diseminasi inovasi pertanian dalam perspektif penyuluh. Bogor: Pusat Penelitian Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.
Slamet, M. (2003). Pemberdayaan masyarakat. Dalam I. Yustina & A. Sudradjat (Eds.), Membentuk pola perilaku manusia pembangunan (hlm. xx–xx). Bogor: IPB Press.
Tan, S. S., & Indrasti, R. (2018). Efektivitas bimbingan teknis dalam pengembangan perbenihan hortikultura di Jawa Barat. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 21(3), 245–257.
Woods, K., & Langcuster, J. C. (2014). The use of digital technology in extension. Journal of Extension, 52(5). Tersedia dari http://www.joe.org/joe/2014october/comm3.php
Yusanto, M. I. (2002). Menggagas bisnis Islam (Cet. I). Jakarta: Gema Insani Press.
Zulfikar, L., Sondakh, B. J. J., Annek, K., & Sajow, A. A. (2017). Peranan penyuluh terhadap pengambilan keputusan peternak dalam adopsi inovasi teknologi peternakan di Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Zootek, 37(2), 496–507.
Article Metrics
Abstract view : 4 timesPDF - 3 times
DOI: https://doi.org/10.26714/jiasee.4.1.2025.11-20
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Office :
Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu No.18, Kedungmundu, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50273
Handphone: +628562715822 Email:nurmuttaqien@unimus.ac.id

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.







