Edukasi “PERISAI” Pendidikan Perlindungan Anak dari Ancaman Kekerasan dan Predator Seksual

Reina Dhamanik(1*), Nikmatul Khayati(2), Machmudah Machmudah(3)


(1) Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Perilaku menyimpang yang menargetkan anak-anak sebagai objek pelecehan dan kekerasan seksual disebut pedofilia. Fenomena pedofilia memerlukan perhatian segenap elemen masyarakat untuk memutus rantai kasus karena kerap ditemukan pelaku pedofilia merupakan korban tindakan pelecehan seksual di masa lalu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan  anak sekolah tentang pencegahan dari korban pedofilia dan pendeteksian pelaku pedofilia. Pengabdian ini dilakukan karena banyak munculnya kasus korban pedofilia pada anak sekolah yang masih membutuhkan edukasi terkait pencegahan perilaku menyimpang seksual pedofilia. Proses kegiatan pengabdian masyarakat diawali pengkajian, ceramah mengenai materi pentingnya menjaga system reproduksi anak dan upaya pencegahan dari pedofilia, serta berlatih cara mendeteksi pelaku pedofilia yang dihadiri oleh 25 anak di wilayah desa Pilangsari Demak. Hasil pengabddian masyarakat menyebutkan bahwa tingkat pengetahuan anak setelah diberikan edukasi meningkat dari kurang menjadi baik (92%). Rekomendari dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan pemberian Edukasi “PERISAI” dapat dilakukan berkelanjutan sehingga baik anak ataupun orangtua memahami konsep pedofilia dan berani untuk melaporkan apabila menemui kasus terkait perilaku penyimpangan seksual.


Keywords


Edukasi, anak, predator sexual

Full Text:

PDF

References


Amalia Rahmawati. (2022). Analisis Framing Berita Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Boarding School pada Yayasan. 1.

Christophersen, L., & Brotto, G. (2024). The Effectiveness of Educational Interventions for Mental Health Professionals in Reducing Stigmatization Toward People with Pedophilia: A Meta-Analysis. Trauma, Violence, and Abuse, 25(5), 3796–3813. https://doi.org/10.1177/15248380241262286

Hamid, S. N. F. A., Ahmad, Y., & Tahir, N. S. (2020). Parents’ Roles in Preventing the Paedophilia Issue: A Guideline to Promote Peaceful and Inclusive Societies for Sustainable Development. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 10(14), 431–441. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v10-i14/10188

Harper, C. A., Lievesley, R., Blagden, N. J., & Hocken, K. (2022). Humanizing Pedophilia as Stigma Reduction: A Large-Scale Intervention Study. Archives of Sexual Behavior, 51(2), 945–960. https://doi.org/10.1007/s10508-021-02057-x

Heron, R. L., Schwiekert, L., & Karsten, J. (2023). Meeting a person with pedophilia: Attitudes towards pedophilia among psychology students: A pilot study. Current Psychology, 42(2), 1022–1033. https://doi.org/10.1007/s12144-021-01384-5

Jahnke, S., Blagden, N., & Hill, L. (2022). Pedophile, Child Lover, or Minor-Attracted Person? Attitudes Toward Labels Among People Who are Sexually Attracted to Children. Archives of Sexual Behavior, 51(8), 4125–4139. https://doi.org/10.1007/s10508-022-02331-6

Karanikola, M., El Riz, A. T., & Chatzittofis, A. (2025). Investigation of current research on biomarkers associated with the diagnosis of pedophilia: a scoping review. October. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2025.1627198

Margiani, K., Koten, A. N., & Ralim, M. E. S. (2023). Edukasi Seks Anak Usia Dini: Sebuah Pengenalan Melalui Modul Anggota Tubuh. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 10(2), 155–165. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v10i2.22089

Megaratri Pralebda, A., Wijoyo, S., & Lumempouw, G. (2025). Analisis Perbandingan Pelaku Orang Dikenal Dengan Orang Tidak Dikenal Dalam Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di RS Bhayangkara. In MagnaSalus: Jurnal Keunggulan (Vol. 07, Issue 2).

Pournazari, N. A., Rajabi Tajamir, E., & Fakheri, N. (2025). Identifying the characteristics of pedophiles: Underlying factors and ways of prevention. Int. J. Nonlinear Anal. Appl, 16, 2008–6822. https://doi.org/10.22075/ijnaa.2023.31938.4739

Rista Ade Supriani, I. (2022). Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Dini. Jambura Journal of Community Empowerment, 3(2), 1–20.

Stelzmann, D., Jahnke, S., & Kuhle, L. F. (2020). Media coverage of pedophilia: Benefits and risks from healthcare practitioners’ point of view. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 1–19. https://doi.org/10.3390/ijerph17165739

Swaminath, S., Simons, R. M., & Hatwan, M. L. (2023). Understanding Pedophilia: A Theoretical Framework on The Development of Sexual Penchants. 2(4), 31–41.

Tutty, L. M. (2020). Children’s Knowledge of Abuse Questionnaires (CKAQ)-Short: Two Brief Ten-Item Measures of Knowledge about Child Sexual Abuse Concepts. Journal of Child Sexual Abuse, 29(5), 513–530. https://doi.org/10.1080/10538712.2019.1688443

Umam, M. K. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak ( Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Demak ).

Wurtele, S. K. (2021). “They’re Not Monsters!” Changing University Students’ Perceptions of Child Sex Offenders through Education and Contact. Journal of Criminal Justice Education, 32(2), 201–215. https://doi.org/10.1080/10511253.2021.1892159

Yeni Huriani, & Annibras, N. (2025). Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Anak Usia Dini. Gunung Djati Publishing.


Article Metrics

Abstract view : 13 times
PDF - 5 times

DOI: https://doi.org/10.26714/sjpkm.v5i2.20508

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Lihat Statistik Saya

Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC Universitas Muhammadiyah Semarang

Telepon: 02476740287
Faks: 02476740287
Email: saluta@unimus.ac.id