Mengupas Skema Pembiayaan Layanan Kesehatan Primer: Implementasi Fungsi Utama Bantuan Operasional Kesehatan di Semarang

Athfal Azhari Fuadi(1), Muhammad Ilham Alfiandi(2), Madhura Athallah Nugroho(3), Ahmad Rijal Ali(4), Wahyu Gito Putro(5*), Hema Dewi Anggrahenny(6), Aisyah Lahdji(7), Chamim Faizin(8)


(1) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(4) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(5) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(6) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(7) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(8) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Meskipun dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) telah tersedia di Indonesia, masih terdapat kesenjangan antara tingginya penyerapan anggaran dengan belum tercapainya target Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga diperlukan evaluasi sistemik. Studi ini mengeksplorasi implementasi dana tersebut di empat Puskesmas di Kota Semarang dengan menggunakan delapan fungsi inti pembiayaan kesehatan.

Metode: Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2025. Sesuai dengan panduan COREQ, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 partisipan yang dipilih secara purposif (meliputi kepala puskesmas, bendahara, dan pengelola program) serta didukung oleh telaah data sekunder terkait capaian kinerja. Data dianalisis secara deduktif menggunakan perangkat lunak ATLAS.ti berdasarkan kerangka pembiayaan kesehatan yang mencakup pengumpulan pendapatan, pooling, pembelian, distribusi sumber daya, mutu, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Hasil: Hasil studi menunjukkan bahwa pengumpulan pendapatan dan distribusi disesuaikan dengan prioritas lokal, disalurkan dalam tiga tahap, dan ditransfer langsung ke rekening puskesmas melalui e-Renggar. Meskipun penyerapan anggaran melampaui 99% pada tahun 2024, indikator mutu dan efisiensi menunjukkan adanya variasi antarlokus dalam pencapaian target, misalnya pada deteksi dini penyakit. Transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga melalui audit berlapis dan dasbor pemantauan digital.

Kesimpulan: Implementasi dana BOK telah mematuhi regulasi dan memanfaatkan tata kelola digital secara efektif. Sebagai implikasi utama dari studi ini, para pembuat kebijakan dan dinas kesehatan perlu merekonstruksi mekanisme alokasi dana di masa mendatang agar secara struktural selaras dengan penyelesaian kesenjangan kinerja SPM yang spesifik, guna memastikan pembiayaan kesehatan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer.


Keywords


Pelayanan Kesehatan Primer; Pembiayaan Pelayanan Kesehatan; Manajemen Keuangan; Alokasi Sumber Daya; Mutu Pelayanan Kesehatan

Full Text:

PDF

References


Indonesia. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Nomor 33 Tahun 2004 Indonesia; 2004.

Karim NA, Dapi MD. Analisis akuntabilitas dan efektivitas anggaran bantuan operasional kesehatan (BOK) pada UPTD Puskesmas Tinongko Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Innov J Soc Sci Res. 2021;1(2):561–7.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Tahun 2023 tentang juknis pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan TA 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Indonesia: Nomor 37 Tahun 2023; 2023.

Ramadhani S, Sutiningsih D, Purnami CT. Implementasi standar pelayanan minimal bidang kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Kota Surakarta. J Kesehat Tadulako. 2024;10(2):316–23.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. Dashboard kesehatan kota Semarang. Dashboard Kesehatan. 2026.

Nuryana H, Usman A, Rahayu S. Implementasi dana bantuan operasional kesehatan (BOK) du Puskesmas X Kota Bogor tahun 2022. Promot J Mhs Kesehat Masy. 2023;6(1):16–25.

Priyatna SH, Pratiwi KP, Mawaddah Q, Ridwan M, Hasibuan ID. Analisis implementasi standar pelayanan minimal bidang kesehatan di Puskesmas Simalingkar, Kota Medan. J Kolaboratif Sains. 2024;7(7):2415–23.

Naba, Maryuni, Adiaksa R. Implementasi dana bantuan operasional kesehatan pada program KIA di Puskesmas Sudiang Makassar. J Inov Teknol Dan Ilmu Kesehat. 2025;1(1):19–23.

Carolus JF, Hanley N, Olsen SB, Pedersen SM. A Bottom-up approach to environmental cost-benefit analysis. Ecol Econ. 2018;152(May):282–95.

Khuzaimah S, Pramudho K, Zaharudin Z. Evaluasi dana bantuan operasional kesehatan (BOK) Puskesmas di Kabupaten Tanjung Barat. Prepotif J Kesehat Masy. 2025;9(2):3263–79.

Wibowo H, Nurcihikita T, Kurniawan J. Analisis pengelolaan dana bantuan operasional (BOK) terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kerja dinas kesehatan tahun 2023. J Inform Medis. 2023;1(2):53–60.

Hadi SA, Noerjoedianto D, Amir A. Analisis pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan di Pueskesmas Kebun Kopi. MANUJU. 2025;7(7):3150–64.

Ponno H, Marampa AM, Ta’dung YL. Analisis pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Awan Rantekarua. J Kolaboratif Sains. 2024;7(2):896–901.

Menteri Kesehatan. Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 42 tahun 2022 tentang petunjuk teknis penggunaan dana alokasi khusus nonfisik bidang kesehatan tahun anggaran 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Indonesia: Nomor 42 Tahun 2022; 2022.

Indriansyah F, Soewondo P, Permanasari VY. Analisis rendahnya realisasi bantuan operassional kesehatan (BOK) Puskesmas melalui mekanisme salur langsung di Kabupaten Bogor tahun 2023. J Ar Ro ’ Is Mandalika. 2025;5(1):50–9.

Menteri Dalam Negeri. Peraturan menteri dalam negeri republik indonesia nomor 12 tahun 2023 tentag pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan pusat kesehatan masyarakat pada pemerintah pusat. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Indonesia: Nomor 12 Tahun 2023; 2023.

Kurnia D. Evaluasi penyerapan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) puskesmas tahun 2024 melalui mekanisme salur langsung di kota Bandung. J Publik. 2025;19(1):86–99.

Menteri Keuangan. Peraturan menteri keuangan republik indonesia nomor 204/PMK.07/2022 tentang pengelolaan dana alokasi khusus nonfisik. Kementeri Keuangan Republik Indonesia Indonesia: Nomor 204/PMK.07/2022; 2022.

Noviani IH, Gani A. Evaluasi formatif penyerapan anggaran bantuan operasional kesehatan (BOK) puskesmas salur langsung di kota Depok tahun 2023. J Mandalika Lit. 2024;6(1):458–70.

Yhola EAM, Husada YB. Penerapan penyaluran dana BOK secara cashless melalui bni direct. Jamanta J Mhs Akunt Unita. 2023;3(1):124–35.

Priyatiningsih N, Nurwahyuni A. Pengaruh pemanfaatan dana bantuan operasional kesehatan terhadap upaya kesehatan anak melalui posyandu di indonesia berdasarkan data IFLS tahun 2014. J MKMI. 2019;15(3):311–7.

Herawati P, Khumaira L, Hasibuan ID, Syahputri FA, Nazhifah N. Analisis pemanfaatan dana bok dalam peningkatan pelayanan UKM esensial di puskesmas Medan Johor. J-KESMAS J Kesehat Masy. 2024;10(1):39–55.

Hanson K, Brikci N, Erlangga D, Alebachew A, De Allegri M, Balabanova D, et al. The lancet global health commission on financing primary health care: putting people at the centre. Lancet Glob Heal. 2022;10(5):e715–72.

Wahyuni S, Tanjung H, Sudarma A. Analisis penerapan sistem akuntansi keuangan berbasis digital dalam pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) di puskesmas (studi kasus pada puskesmas Buniwangi). J Masharif Al-Syariah. 2025;10(3):1566–76.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 18 tahun 2024 tentang petunjuk teknis pengelolaan dan bantuan operasional kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Indonesia: NOMOR 18 TAHUN 2024; 2024.

(Persero) PBNI. Program BOK puskesmas dan dashboard BOK 2024 [Internet]. Slideshare. 2024. Available from: https://www.slideshare.net/slideshow/06-program-bok-puskesmas-dan-dashboard_bni-pptx/274797648

Lestari SF. Analisis akuntabilitas dan efektivitas anggaran bantuan operasional kesehatan (BOK). J Ekon Revolusioner. 2024;7(7):211–29.

Saputra R. Dampak implementasi peraturan menteri dalam negeri nomor 12 tahun 2023 tentang pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) puskesmas terhadap pelaksanaan dana BOK puskesmas di daerah. J Defis. 2025;16(16).

Asante A, Cheng Q, Susilo D, Satrya A, Haemmerli M, Fattah RA, et al. The benefits and burden of health financing in Indonesia: analyses of nationally representative cross-sectional data. Lancet Glob Heal. 2023;11(5):e770–80.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

DOI: https://doi.org/10.26714/medart.8.1.2026.26-36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact

Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang, Indonesia
Email: medica.arteriana@unimus.ac.id