Efektivitas Edukasi Pra-Nikah Berbasis Komunitas dalam Peningkatan Pengetahuan KDRT pada Calon Pengantin di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang

Arief Tajally Adhiatma(1*), Hema Dewi Anggraheny(2), Anisa Mina Maulida(3)


(1) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan krisis kesehatan masyarakat yang mengancam stabilitas keluarga di Indonesia, termasuk di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Edukasi pranikah penting sebagai upaya preventif primer untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan calon pengantin mengenai aspek hukum, manajemen konflik, dan kesetaraan gender untuk mencegah risiko KDRT.

Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 7 Desember 2024 di KUA Kecamatan Pedurungan dengan melibatkan 23 calon pengantin yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode intervensi berupa penyuluhan langsung selama 4 jam yang mencakup materi KDRT dan pembinaan keluarga. Evaluasi dila-kukan menggunakan kuesioner terstandar melalui pretest dan posttest yang dianalisis dengan uji t berpasangan.

Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh perempuan (60,9%) dengan rata-rata usia 23,6 tahun. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan secara statistik, dari rata-rata 45±8,75 pada pretest menjadi 85±7,23 pada posttest (p<0,001).

Kesimpulan: Edukasi pranikah berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon pengantin terhadap pencegahan KDRT. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin guna memperkuat ketahanan keluarga dan menurunkan prevalensi kekerasan di masyarakat.


Keywords


Efektifitas Edukasi Pra Nikah, KDRT, Rumah tangga, Calon pengantin

Full Text:

PDF

References


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Data kekerasan dalam rumah tangga tahun 2024. Jakarta; 2025.

M A. Laporan situasi kekerasan dalam rumah tangga di indonesia 2024. 2024.

Nurikhsan F. 141 kasus KDRT di semarang sepanjang 2024, semarang timur & pedurungan dominasi [Internet]. Espos Regional. 2024. Tersedia pada: https://regional.espos.id/141-kasus-kdrt-di-semarang-sepanjang-2024-semarang-timur-pedurungan-dominasi-2039025

Eskawati MY, Endarto Y. Faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kecamatan bantul, kabupaten bantul, yogyakarta. Visikes. 2018;17(1):21–34.

Erifa Roni F. Analisis kriminologis kekerasan suami terhadap istri dalam rumah tangga [Internet]. DITJEN BADILAG. 2022. Tersedia pada: https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/analisis-kriminologis-kekerasan-suami-terhadap-istri-dalam-rumah-tangga

Hibrizi Setiawan N, Selviani Devi S, Damayanti L, Pramudya F, Antony H. Pemahaman dan faktor – faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga. J Kaji Huk Dan Pendidik Kewarganegaraan. 2023;3(2).

Maheswari CD. Menilik patriarki yang menjadi budaya lekat pada kekerasan dalam rumah tangga [Internet]. Lembaga Kajian Keilmuan FH UI. Tersedia pada: https://lk2fhui.law.ui.ac.id/portfolio/menilik-patriarki-yang-menjadi-budaya-lekat-pada-kekerasan-dalam-rumah-tangga/

Rossevelt FA, Aisyah D, Nadeak PCU, Zahrahni N, Dwiriani PN, Achmad NF, et al. Analisis pengaruh budaya patriarki terhadap kekerasan perempuan di dalam rumah tangga. SAJJANA Public Adm Rev. 2023;1(2):1–13. DOI: ; 10.32734/sajjana.v1i2.19627

An S, Kim I, Joon Choi Y, Platt M, Thomsen D. The effectiveness of intervention for adolescents exposed to domestic violence. Child Youth Serv Rev. 2017;79(January):132–8. DOI: ; 10.1016/j.childyouth.2017.05.031

Rialdi NQ, Pahlevi SRG, Alifia N, Kusmawati A. Anak dalam lingkaran kekerasan: analisis psikologi sosial dan budaya. Wathan J Ilmu Sos Dan Hum. 2025;2(3):470–84.

Praptoraharjo I, Rahadi A, Handayani AP, Nevendorff L, Murdijana D, Wongso LV, et al. Laporan penelitian: Studi analisis biaya dan dampak kekerasan terhadap perempuan di enam kab/kota di Indonesia. Jakarta: MAMPU; 2020.

Rusyidi B. Biaya ekonomi kekerasan interpersonal terhadap perempuan. J Kolaborasi Resolusi Konflik. 2022;4(1):83. DOI: ; 10.24198/jkrk.v4i1.38296

Utami Y, Murtyaningsih R, Susilowati E, Prastiawan MD. Edukasi berbasis komunitas: Membangun kesadaran orang tua dan remaja tentang dampak pernikahan dini di desa ketileng kecamatan todanan kabupaten blora. J Pengabdi Kpd Masy. 2024;4(3):196–206. DOI: ; 10.37567/pkm.v4i3.3411

Pratiwi RA, Lismayanti L. Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja (literature riview). J Ilm Penelit Mhs. 2026;4(1):94–100.

Lia D, Rahmayani D, Rahman S. Hubungan usia saat menikah dengan kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada perempuan. Indones J Nurs Heal Sci. 2025;6(1):1–10. DOI: ; 10.37287/ijnhs.v6i1.5548

United Nations. The 17 Goals [Internet]. The global goals for sustainable developement. 2018. hal. 15–8. Tersedia pada: https://sdgs.un.org/goals

Presiden Republik Indonesia. Peraturan presiden republik Indonesia nomor 18 tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024. Secretariat of the President of the Republic of Indonesia. Indonesia; 2020.

Marlina T, Mariana M, Maulida I. Sosialisasi undang-undang nomer 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. ABDIMAS AWANG LONG. 2022;5(2):67–73


Article Metrics

Abstract view : 12 times
PDF - 6 times

DOI: https://doi.org/10.26714/medart.7.2.2025.82-88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact

Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang, Indonesia
Email: medica.arteriana@unimus.ac.id