HUBUNGAN KEPADATAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MOJOSONGO RW 34 SURAKARTA

Rinda binugraheni(1*)


(1) Universitas Setia Budi
(*) Corresponding Author

Abstract


Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi nyamuk Aedes aegypti. Banyaknya kasus DBD dipengaruhi oleh keberadaan vektor. Kepadatan larva Aedes aegypti disuatu daerah menjadi indikator meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepadatan larva Aedes aegypti dengan penyakit DBD di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional, penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel 100 rumah warga dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan metode random sampling. Pemeriksaan pada sampel larva yaitu dengan survey larva secara visual dengan metode single larva dan preparat diamati dibawah mikroskop. Data disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi dengan uji chi-square. Hasil dari penelitian yaitu menunjukan bahwa terdapat 15 rumah yang positif adanya larva Aedes aegypti dari 100 rumah yang diperiksa. Nilai House Index (HI) di RW 34 Mojosongo sebesar 15%, nilai Countainer Index (CI) sebesar 10,3%, nilai Breteau Index (BI) sebesar 16% dan untuk nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) di RW 34 mojosongo sebesar 85%. Hasil interpretasi Density Figure (DF) di RW 34 Mojosongo menunjukan nilai HI & BI berada di skala 3, sedangan CI di skala 4, hal ini menunjukan bahwa di RW 34 Mojosongo tergolong dalam resiko sedang. Pada hasil uji chi-square didapatkan hasil nilai signifikasi p-value = 1,000 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan kepadatan larva nyamuk Aedes aegypti dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta.


Keywords


Larva Aedes aegypti, DBD

Full Text:

PDF

References


Dinkes Surakarta. (2019). Profil Kesehatan Kota Surakarta. Profil Kesehatan Kota Surakara, 6–7. (31 Desember 2021).

Kinansi, R., Wening Widjajanti, W., & Ayuningru, F. (2017). Kepadatan Jentik Vektor Demam Berdarah Dengue Di Daerah Endemis Di Indonesia (Sumatera Selatan, Jawa Tengah,Sulawesi Tengah dan Papua). Jurnal Ekologi Kesehatan, 16(1), 1-9. https://doi.org/10.22435/jek.v16i1.5032.1-9. (1 Juli 2022)

Listyorini, P. I. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pada Masyarakat Karangjati Kabupaten Blora. Journal INFOKES, 6(1), 6–15.

Octaviani, Kusuma, M. P., & Wahyono, T. Y. M. (2021). Pengaruh Tempat Penampungan Air dengan Kejadian DBD di Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018. Jurnal Vektor Penyakit, 15(1), 63–72. (6 Juli 2022).

Ridha, M. R., Fadilly, A., & Rosvita, N. A. (2017). Aktivitas nokturnal Aedes aegypti dan Ae. albopictus (Diptera : Culicidae) di berbagai daerah di Kalimantan. Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases (JHECDs), 3(2), 50–55. https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id.(4 Februari 2022).

Saraswati, L. D., & Martini. (2012). Hubungan Kepadatan Jentik Dengan Penyakit DBD Di Kelurahan Sendangmulyo Kota Semarang Melalui Pendekatan Analisis Spasial. Jurnal Kesmasindo, 5(1), 52–64. http://jos.unsoed.ac.id/index.php/kesmasindo/article/download/33/33/. (2 Maret 2022).

Sari, I. P., Adrial, A., & Nofita, E. (2017). Hubungan Kepadatan Larva Aedes spp. dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(1), 41. https://doi.org/10.25077/jka.v6i1.642

Zen, S., & Sc, M. (2015). kepadatan jentik nyamuk Aedes spp ditinjau dari nilai breteu index ( bi ), container index ( ci ), dan human index ( hi ) di kelurahan metro kecamatan metro pusat kota metro lampung tahun 2015. Ci. (31 Desember 2021).


Article Metrics

Abstract view : 1516 times
PDF - 10 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jlabmed.7.2.2023.39-47

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Rinda binugraheni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Labora Medika at a Glance
Frequency2 Issues
per Year
LanguageIndonesian
& English
Peer ReviewDouble
Blind
AccessOpen
Access
e-ISSN2549-9939
LABORA MEDIKA
Journal of Medical Laboratory Technology

Wadah publikasi ilmiah berkualitas dalam bidang Teknologi Laboratorium Medik dan Ilmu Biomedik untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Follow Us