Penurunan kecemasan dengan terapi musik instrumental pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa

Bella Eka Nadia Puspitaloka(1*), Anna Kurnia(2), Satriya Pranata(3)


(1) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(2) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(3) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan penyakit yang pada umumnya menyebabkan perubahan dalam kehidupan penderitanya. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu masalah kecemasan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Terapi yang dapat menurunkan tingkat kecemasan salah satunya dengan terapi non farmakologis berupa terapi musik instrumental. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi musik instrumental pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa dengan gangguan kecemasan. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Terapi ini dilakukan pada pasien laki-laki atau perempuan yang terdiagnosa penyakit GGK, pasien berusia 30-65 tahun, pasien dalam keadaan sadar, pasien yang mengalami kecemasan sedang yang dibuktikan dengan hasil skor State Trait Anxiety Inventory (STAI) 32-53, pasien dapat membaca dan menulis, pasien yang bersedia menjadi subyek studi dan pasien yang memiliki riwayat hemodialisa minimal 3 tahun. Terapi musik instrumental dilakukan sebanyak 9 kali pertemuan selama 3 minggu dengan durasi 20 menit. Kecemasan diukur dengan State Trait Anxiety Inventory (STAI) yang berisikan 20 pertanyaan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa hari pertama sampai hari kesembilan ketiga subyek studi mengalami penurunan tingkat kecemasan dari kecemasan sedang ke kecemasan ringan. Terapi musik instrumental dapat digunakan sebagai terapi non farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.


Keywords


Gagal ginjal kronik; hemodialisa; instrumental; kecemasan; musik

Full Text:

PDF

References


Aditama, Kusumajaya, & F. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pasien gagal giinjal kkronis. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(1), 109–120.

Ariana, R. (2016). Inhalasi aromaterapi lavender terhadap komplikasi hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronis. 5, 1–23.

Ariani, E., Budianto, Y., Lilia, D., Studi, P., Masyarakat, K., & Al-Ma’arif Baturaja, S. (2024). Factors Associated With the Incident of Chronic Kidney Disease. Cendekia Medika : Jurnal STIKES Al-Ma’arif Baturaja, 9(1), 1–8.

Armiyati, Y. (2020). The Combination of Natural Music Therapy and Rose Aromatherapy Lowers Blood Pressure in Hypertensive Patient. 18.

Aryanto, D. Y. (2020). Pengaruh Terapi Musik Instrumental Piano Terhadap Tingkat Stres Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Pandan Arang Boyolali. Jurnal STIKES Kusuma Husada, 4–5.

Cahyanti, L., & Hirmawati, E. R. (2021). Terapi musik instrumental. Jurnal Profesi Keperawatan, 8(2), 202–214.

Dewi, B. P., Darussalam, A. A., Rimbawati, Y., & Safitri, S. W. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien Usia Lanjut Dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Yang Menjalani Hemodialisis Disebabkan Diabetes Melitus Dan Hipertensi. Jurnal Kesehatan Terapan, 9(2), 37–46. https://doi.org/10.54816/jk.v9i2.537

Hapsari, D. R. E. (2022). Comprehensive nursing. NLN Publications, 8(16–1538), 107–112.

Imani, E. a. (2021). Effect of music on aanxiety and depression. Journal Education and Healt Promotion, 10(Agustus), 1–6. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khoirul, F., Khoirun, M., Nanda, H., Setya, H., Nur, M., Maulana, Z. A., & Fauziyyah, H. L. (2022). Tahun 2022 Tahun 2022. Malahayati Nursing Journal, 4(31601900074), 43–62.

Kristianti, J., Widani, N. L., & Anggreaini, L. D. (2020). Pengalaman Pertama Menjalani Hemodialisa Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(03), 65–71. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i03.619

Lilia, I. H., & Supadmi, W. (2020). Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik Pada Unit Hemodialisis Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta. Jurnal UNPAD Farmasetika., 4(Suppl 1), 60–65.

PPNI. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia : definisi dan indikator diagnostik, edisi 1. DPP PPNI.

Pratiwi, R. A. D., Widiyawati, A., & Yuanta, Y. (2022). Pengembangan Buku Saku Pasien Gagal Ginjal Kronik Hemodialisis di Rumah Sakit. Jurnal Gizi, 2(3), 104–113. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/harena/article/view/3367

Simanjuntak, B., Luh Widani, N., & Sidibyo, S. (2024). Efektivitas Terapi Musik terhadap Perubahan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis di RS Swasta X dan Y di Bekasi Timur. Jurnal Keperawatan, 16(2), 711–726. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/1722

Siregar, W. M., Tanjung, D., & Effendy, E. (2022). Efektivitas Terapi Musik Alam terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Hemodialisis. Journal of Telenursing (JOTING), 4(2), 428–438. https://doi.org/10.31539/joting.v4i2.2692

Tiawati, S. (2021). Kecemasan pada pasien. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 17(1), 21. https://doi.org/10.26753/jikk.v17i1.503


Article Metrics

Abstract view : 12 times
PDF - 4 times

DOI: https://doi.org/10.26714/hnca.v5i2.15960

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats
Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: hnca@unimus.ac.id